Mobil Dengan Kunci Sensor Lebih Mudah di Hack & Dicuri

Jika anda menggunakan mobil terbaru dan menggunakan teknologi komputerisasi seperti fitur membuka pintu mobil dan menghidupkan engine dengan menggunakan alat sensor dan tidak lagi menggunakan kunci fisikal harus lebih berhati-hati sekarang.

Para peneliti dari ETH Zurich, Swiss dengan bermodalkan antena dengan biaya yang cukup murah untuk membuat antena-antena tersebut telah berhasil meng-hack dan membajak 9 model mobil modern yang menggunakan  sistim komputerisasi tersebut dengan cara menggelabui sistim di mobil untuk mempercayai bahwa kunci fob (pasangan kunci sensor yang biasa pemilik mobil akan bawa) masih berada di daerah sekitar jangkauan (20 feet).

Mobil dengan teknologi ini biasanya menggunakan sinyal yang sangat rendah dan dalam jangkauan tertentu (20 feet) untuk bisa dideteksi oleh mobil tersebut dan ketika pasangan key fob berada dalam jangkauan dan sinyal yang terdeteksi dan dikenal oleh sistim mobil, maka otomatis sistim tersebut akan memberikan perintah (command) untuk membuka pintu mobil secara otomatis.

Para peneliti menggunakan dua antena: yang satu diletakkan di dalam jangkauan 26 feet ke key fob si pemilik mobil dan yang satu lagi diletakkan di dekat mobil bersangkutan. Antena pertama menerima sinyal dari key fob yang kemudian dipancarkan lagi ke antena kedua yang akan meneruskan ke  mobil.

Jadi jika anda memarkirkan mobil anda ketika sedang menikmati makanan di  restoran ataupun berbelanja, pastikan key fob cukup terlindungi (misalkan penggunaan shield untuk melemahkan pancaran sinyal dari key fob atau mematikan sama sekali pemancaran sinyalnya (fitur yang satu ini lebih tergantung kepada merk dan perusahaan pembuat mobil bersangkutan).

Sumber : CNET