Twitter Dipanggil Pemerintah AS Seputar Akun WikiLeaks

Dilaporkan oleh The New York Times, Twitter telah dipanggil oleh pemerintah AS dalam kaitan pemerintah negara tersebut yang sedang melakukan investigasi terhadap WikiLeaks.

Pemerintah AS meminta Twitter untuk menyerahkan semua pesan-pesan yang pernah dikirim ke maupun yang berasal dari pemilik WikiLeaks, Julian Assange, termasuk para staff WikiLeaks lainnya yang juga mempunyai akun di sana.

Menurut Julian Assange sendiri, dia percaya bahwa perusahaan Internet service AS lainnya seperti Facebook dan Google kemungkinan juga telah mendapat order yang sama dari pemerintah AS untuk membongkar lebih banyak informasi mengenai dirinya sendiri dan para staffnya.

WikiLeaks founder Julian Assange said he believed other American Internet companies such as Facebook and Google may also have been ordered to divulge information on himself and colleagues.

Via : TechCrunch, New York