Kios Berita Digital Google – Sebuah Genderang Perang Untuk Apple

Google dan Apple sedang gencar-gencarnya melakukan usaha untuk mengajak para penerbit bergabung bersama kios berita digital (newsstand) mereka yang akan didistribusi lewat dominasi tablet dan smartphone mereka.

Dan Google sekarang telah membunyikan genderang mereka dengan mengajak para penerbit tersebut untuk ikut berpartisipasi menerbitkan harian berita maupun majalah digital mereka melalui tablet dan smartphone Google yang berbasis OS Android,  dimana untuk hal ini Apple telah memulai langkah duluan melalui toko online iTunes mereka (di iPhone dan iPad).

Menurut eksekutif media yang telah berbicara lansung dengan pihak Google, seperti yang dikutip dari WSJ bahwa detil dari usaha kios digital berita ini belumlah begitu jelas dan bahkan menambahkan bahwa proses ini kemungkinan tidak jadi terwujud.

Saat ini Google telah melakukan diskusi dengan beberapa penerbit  antara lain Time Inc, unit milik Time Warner, Condé Nast dan Hearst Corp., menurut orang-orang yang cukup familiar dengan hal ini. according to people familiar with the matter. Ketiga penerbit bersangkutan untuk sementara waktu menunda memberikan komentar mereka.
Dan dalam beberapa minggu terakhir, orang-orang tersebut mengatakan bahwa Google telah memberitahukan kepada para pihak penerbit bahwa mereka akan mengambil bagian lebih kecil untuk setiap penjualan yang terjadi melalui Android smartphone maupun tablet mereka, ketimbang meminta 30% seperti yang dilakukan oleh Apple terhadap para penerbit yang melakukan penjualan melalui toko online iTunes. Google juga menawarkan untuk memberikan kepada pihak penerbit tersebut sebagian data informasi mengenai para pembeli yang menggunakan produk mereka, dengan tujuan untuk membantu bagian pemasaran yang berhubungan dengan produk dan service.

 

Kios berita digital Google sendiri dikepalai oleh Stephanie Tilenius, wakil presiden e-commerce Google, menurut sumber dari dua orang yang familiar dengan hal bersangkutan.

Sementara itu,, Apple, juga telah bersedia untuk melakukan beberapa perubahan di toko online iTunes mereka untuk merespon frustasi yang telah dihadapi para penerbit selama ini. Diantara perubahan yang akan dilakukan oleh Apple salah satunya adalah dengan memudahkan para penerbit untuk menjual model langganan berita ataupun majalah di iTunes, termasuk juga versi non langganan, sementara porsi 30% keuntungan tetap untuk pihak Apple.

Bagaimana dengan para pembaca ?

Apakah ada diantara anda yang pernah menggunakan atau menjadi langganan salah satu majalah ataupun berita di iPad, iPhone ataupun tablet Android ?

Sumber : WSJ